Terapi Sinar Gamma

Terapi sinar gamma adalah jenis terapi yang diterapkan untuk mengatasi berbagai gangguan otak, termasuk tumor otak. Terapi sinar gamma terdapat risiko yang minim dalam prosedurnya dan tidak membutuhkan sayatan atau pembiusan pada pasien.

Terapi sinar gamma menggunakan jaring dan sekitar 200 sinar radiasi yang dipancarkan ke bagian otak yang diderita pasien. Oleh karena itu, terapi sinar gamma merupakan salah satu prosedur yang lebih aman untuk dilakukan.

Kelebihan Terapi Sinar Gamma

Jika pasien yang mengalami gangguan otak dan perlu diatasi, maka terapi sinar gamma dapat dilakukan. Berikut adalah kelebihan yang diperoleh dari terapi sinar gamma:

  • Prosedur yang sangat akurat karena sinar gamma langsung menargetkan pada tumor.
  • Area di sekitar otak tidak akan terkena radiasi.
  • Meskipun terapi sinar gamma berlangsung setidaknya 10 menit hingga 1 jam, pasien hanya perlu melakukan prosedur ini sekali.
  • Mampu menangani berbagai masalah pada otak, termasuk kanker otak.
  • Pasien dapat menghindari komplikasi perdarahan atau infeksi.
  • Pasien hampir tidak merasa sakit setelah menjalani terapi sinar gamma.
  • Pasien tidak perlu dirawat di rumah sakit setelah menjalani terapi sinar gamma.
  • Pasien dapat beraktivitas dengan normal dalam waktu 1 hingga 2 hari.

Secara umum, dokter dapat menangani pasien jika pasien mengalami gangguan otak sebagai berikut:

  • Tumor otak

Pasien yang mengalami tumor otak dapat ditangani dengan terapi sinar gamma. Radiasi sinar gamma dapat merusak DNA pada sel-sel tumor sehingga tumor berkurang secara bertahap.

  • Malformasi arteri vena

Malformasi arteri vena adalah kelainan yang terjadi pada pembuluh darah arteri dan vena. Malformasi arteri vena dapat menimbulkan seseorang mengalami stroke dan perdarahan pada bagian otak jika kondisinya tidak ditangani dengan seksama.

  • Trigeminal neuralgia

Trigeminal neuralgia terjadi karena adanya gangguan pada satu atau dua saraf trigeminal. Jika pasien mengalami kondisi ini, mereka akan merasakan gejala nyeri seolah-olah mereka tersengat listrik pada bagian wajah.

  • Neuroma akustik

Neuroma akustik adalah tumor jinak yang terjadi pada bagian saraf yang menghubungkan telinga bagian dalam dan otak. Neuroma akustik dapat memicu gangguan pendengaran, pusing, dan telinga berdengung.

  • Beberapa jenis epilepsi

Terapi sinar gamma dapat dilakukan jika pasien mengalami beberapa jenis epilepsi seperti epilepsi lobus temporal. Terapi sinar gamma dapat mengendalikan kejang-kejang pada pasien epilepsi dalam jangka panjang.

Persiapan Sebelum Melakukan Terapi Sinar Gamma

Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan jika Anda mengalami gangguan otak dan ingin menjalankan terapi sinar gamma. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan:

  • Beritahu dokter jika Anda mengkonsumsi obat-obatan dan punya reaksi alergi tertentu.
  • Berpuasa dengan tidak makan atau minum pada malam sebelum melakukan terapi sinar gamma.
  • Keramas pada malam sebelum menjalani terapi sinar gamma.
  • Pakai baju dengan kancing depan pada saat Anda menjalani terapi sinar gamma untuk memudahkan prosesnya.

Efek Samping Terapi Sinar Gamma

Meskipun terapi sinar gamma adalah salah satu prosedur yang aman untuk dilakukan, Anda perlu pahami bahwa terapi sinar gamma juga dapat menimbulkan efek samping berupa sakit kepala ringan, mual, muntah, dan kesemutan di kepala.

Terapi sinar gamma berbeda dengan prosedur medis lain dimana prosedur lain memerlukan sayatan atau pembiusan. Terapi sinar gamma tidak menggunakan salah satu cara tersebut untuk meminimalkan risiko perdarahan atau infeksi pada otak. Meskipun demikian, Anda perlu tanya dokter jika Anda mengalami gangguan otak, untuk mengetahui jika Anda adalah kandidat yang cocok untuk terapi tersebut.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>