kesehatan gigi tagged posts

5 Komplikasi akibat Gigi Bungsu Tumbuh Miring

Sakit gigi ada banyak penyebabnya. Salah satu yang mesti diwaspadai adalah rasa sakit di area mulut akibat gigi bungsu tumbuh miring. Yang dimaksud gigi bungsu sendiri adalah geraham yang tumbuh di bagian belakang rahang. Umumnya, gigi ini baru tumbuh ketika seseorang berusia sekitar 17—25 tahun. 

Kerap kali gigi bungsu tidak bisa tumbuh dengan sempurna. Penyebab paling sering karena sudah tidak adanya area kosong di bagian belakang rahang. Kondisi akhirnya membuat gigi bungsu tumbuh miring. Seseorang yang mengalami kondisi ini akan sering mengalami pembengkakan gusi, nyeri saat mengunyah makanan, juga bau mulut yang tidak sedap. 

Tidak sekadar gejala-gejala yang mengganggu, kehadiran gigi bungsung yang tumbuh miring juga dapat menyeret akan ke berbagai risiko komplikasi yang lebih mengkhawatirkan. Berikut ini adalah beberapa risiko komplikasi yang bisa terjadi pada Anda yang memiliki gigi bungsu tumbuh miring. 

  1. Kerusakan Saraf 

Mulut merupakan salah satu area tempat berkumpulnya saraf yang demikian kompleks. Banyak penyakit yang dapat timbul apabila terdapat gangguan saraf di area mulut. Gigi bungsu tumbuh miring dapat menjadi penyebab gangguan bahkan kerusakan saraf yang ada di area krusial ini. Pasalnya, pertumbuhan yang miring membuat ada bagian gigi yang dapat menyentuh dan menusuk saraf yang ada di sekitarnya. 

  1. Kista Gigi 

Kista dapat terjadi di gigi. Ini merupakan kondisi saat terbentuknya kantong berisi cairan di sekitar gigi maupun gusi. Gigi bungsu yang tumbuh miring dapat memicu kondisi ini karena bagian gigi yang tidak menyatu pada gusi atau tempat seharusnya rentan menimbulkan infeksi yang jika terus dibiarkan akan berujung pada terbentuknya kantong cairan. Adanya kista kerap membuat penderita mengalami radang. Penderita kista gigi juga akan sering mengalami rasa nyeri yang sulit tertahan. 

  1. Karies Gigi 

Pada masalah gigi bungsu tumbuh miring, karies kerap menjadi masalah penyerta. Pasalnya pertumbuhan gigi bungsu yang kurang sempurna ini membuat adanya rongga antara gigi dan gusi. Rongga ini rentan dimasuki bakteri sehingga mudah membuat kerusakan gigi berupa karies. Kerusakan umumnya terjadi di gigi-gigi sekitar gigi bungsu. Masalah kerusakan gigi satu ini dalam tahap ringan memang dapat diatasi dengan tindakan penambalan. Tapi jika karies sudah terlalu parah, dokter umumnya akan meminta penderita untuk melakukan penanganan penggalian akar gigi. 

  1. Perikoronitis  

Anda yang memiliki masalah gigi bungsu miring umumnya akan sering mengalami radang. Radang tersebut berasal dari bagian gusi. Kondisi ini kerap dialami karena ketika gigi tumbuh miring, pembersihan area gusi di sekitar tempat tumbuh gigi menjadi lebih sulit dan tidak dapat dilakukan secara optimal. Sisa makanan dan bakteri pun lebih mudah berdiam di area gusi tersebut hingga akhirnya menimbulkan infeksi yang berujung radang. Radang gusi yang sudah sangat parah dan menyakitkan dikenal sebagai perikoronitis dalam istilah medis. 

  1. Gigi Berantakan 

Gigi bungsu yang tumbuh miring membuat ia potensial mendorong gigi geraham yang berada di sebelahnya. Tidak sampai di situ, gigi geraham lain yang terdorong akhirnya ikut menekan gigi lain di sampingnya. Efek domino pun terjadi di mana gigi yang terdorong ikut memberi tekanan ke gigi sebelahnya. Hasil akhirnya, kondisi gigi Anda secara keseluruhan akan berjajar berantakan. Tidak jarang berantakannya jejeran gigi menghadirkan infeksi sehingga Anda akan sering mengalami sakit gigi. 

*** 

Gigi bungsu tumbuh miring oleh sebagian orang masih ditangani hanya dengan meminum obat antinyeri atau berkumur air garam tiap kali rasa nyeri hadir. Namun, sebaiknya untuk mencegah risiko komplikasi, Anda memilih mencabut gigi yang tumbuh miring tersebut melalui tindakan operasi.

Read More