Category Kesehatan Wanita

Oligomenore

Oligomenore adalah suatu kondisi di mana periode menstruasi tidak teratur yang biasanya diderita oleh wanita usia subur.

Oligomenore merupakan kondisi dimana periode menstruasi terjadi secara tidak teratur, dan kondisi tersebut biasanya dialami oleh wanita yang berusia di antara 20 hingga 45 tahun.

Pada umumnya, jarak antara menstruasi satu bulan dengan bulan berikutnya berada dalam waktu 21 hingga 35 hari. Seseorang bisa mengalami oligomenore jika tidak mengalami menstruasi selama lebih dari 35 hari. Jika seseorang mengalami menstruasi kurang dari 9 kali dalam setahun, maka bisa mengalami oligomenore.

Gejala

Seseorang yang mengalami oligomenore bisa mengalami gejala sebagai berikut:

  • Jarak antara menstruasi lebih dari 35 hari.
  • Mengalami menstruasi kurang dari 9 kali dalam satu tahun.
  • Siklus menstruasi yang terjadi secara tidak teratur.
  • Perdarahan lebih sedikit ketika mengalami menstruasi daripada biasanya.

Penyebab

Pada umumnya, seseorang yang mengalami oligomenore disebabkan oleh adanya efek samping penggunaan pil KB hormonal. Banyak wanita yang mengalami perdarahan haid yang lebih sedikit dalam waktu 3 hingga 6 bulan sejak penggunaan pil tersebut. Pil kontrasepsi hormonal juga membuat seseorang tidak mengalami menstruasi sama sekali.

Tidak hanya itu, oligomenore juga bisa terjadi pada wanita yang baru pertama kali mengalami menstruasi dan wanita yang mendekati masa menopause karena perubahan hormon yang terjadi pada kedua keadaan tersebut.

Oligomenore bisa disebabkan oleh salah satu gejala dari penyakit yang mendasari. Gejala-gejala tersebut bisa meliputi:

  • Gangguan ovarium atau indung telur.
  • Penyakit radang panggul.
  • Hiperprolaktin.
  • Tumor pada kelenjar hipofisis.
  • Masalah pada rahim atau vagina.
  • Penyakit Graves.
  • Sindrom Prader-Willi.

Faktor-faktor lain yang dapat membuat seseorang mengalami oligomenore adalah sebagai berikut:

  • Berolahraga secara berlebihan.
  • Memiliki kadar protein prolaktin yang tinggi dalam darah.
  • Mengkonsumsi obat antipsikotik dan epilepsi.
  • Gangguan makan seperti bulimia.
  • Menderita diabetes.
  • Penyakit menular seksual.

Diagnosis

Jika Anda mengalami oligomenore, Anda sebaiknya periksa diri ke dokter. Dokter dapat membantu Anda dengan melakukan diagnosis. Sebelum melakukan diagnosis, dokter akan menanyakan kondisi yang Anda alami.

Setelah menanyakan kondisi Anda, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk mengetahui penyebab oligomenore. Pemeriksaan fisik meliputi bagian wajah, leher, payudara, perut, dan panggul.

Jika dokter belum dapat memastikan diagnosis oligomenore, maka dokter dapat melakukan pemeriksaan penunjang berupa:

  • Pemeriksaan darah, untuk mengetahui kadar hormon di dalam tubuh.
  • Pemeriksaan urine, untuk mengetahui apakah ada tanda berupa kehamilan, infeksi, atau penyakit menular seksual.

Pengobatan

Pengobatan oligomenore dapat dilakukan berdasarkan penyebabnya. Berikut adalah pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi oligomenore:

  • Obat antibiotik

Obat antibiotik dapat digunakan jika oligomenore disebabkan oleh penyakit yang mendasari seperti penyakit menular seksual.

  • Kontrasepsi

Kontrasepsi dapat dilakukan jika oligomenore disebabkan oleh gangguan hormonal.

Pencegahan

Jika ingin mencegah oligomenore, berikut adalah cara-cara yang sebaiknya Anda lakukan:

  • Berolahraga dengan teratur.
  • Konsumsi makanan yang sehat.

Berkonsultasi Dengan Dokter

Jika Anda tidak mengalami menstruasi selama lebih dari 35 hari dan menunjukkan gejala-gejala yang disebutkan di atas, Anda sebaiknya temui dokter. Sebelum Anda bertemu dengan dokter, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal sebagai berikut:

  • Mencatat gejala yang Anda alami.
  • Mencatat penyakit yang Anda alami.
  • Mencatat riwayat menstruasi keluarga (jika ada).
  • Mencatat obat-obatan yang Anda konsumsi.
  • Mencatat pertanyaan-pertanyaan yang ingin diajukan ke dokter.

Selama Anda berkonsultasi dengan dokter, dokter juga akan menanyakan kepada Anda seperti:

  • Kapan Anda pertama kali mengalami oligomenore?
  • Berapa hari Anda tidak mengalami oligomenore?
  • Seberapa banyak perdarahan yang Anda alami selama Anda mengalami menstruasi?
  • Apakah Anda punya penyakit tertentu?

Kesimpulan

Oligomenore merupakan gangguan yang serius pada tubuh dimana masalah tersebut perlu segera ditangani. Jika Anda mengalami masalah seperti ini, Anda dianjurkan untuk melakukan hal-hal yang disebutkan di atas. Untuk informasi lebih lanjut mengenai oligomenore, Anda bisa tanyakan masalah ini ke dokter.

Read More