Category Hidup Sehat

Hikmah untuk Anak di Balik Rasa Bosan di Rumah

Pandemi covid-19 yang melanda lebih dari 200 negara di seluruh dunia membuat kehidupan berubah. Beberapa negara yang terdampak cukup parah menerapkan kebijakan lockdown atau melarang seluruh aktivitas di luar rumah. Sementara di negara lain yang belum terlalu parah hanya diimbau untuk melakukan phsycal distancing atau menjaga jarak fisik satu sama lain. Kebijakan tersebut kemudian ditafsirkan untuk sebisa mungkin tidak meninggalkan rumah. Bagi yang sering beraktivitas di luar, tentu hal ini menimbulkan rasa bosan di rumah.

Begitu juga yang dirasakan banyak orang di Indonesia. Pemerintah Indonesia sudah dua pekan belakangan ini menginstruksikan kepada sekolah dan perusahaan untuk menyesuaikan segala macam ativitasnya dari rumah. Sebagian besar massa rakyat di Indonesia pun melakukan aktivitas yang biasa dilakukan di sekolah atau kantor dari rumah. Perlahan, arus keluhan akan rasa bosan di rumah pun mengalir deras di lini masa hampir seluruh platform media sosial.

Anak-anak yang tengah aktif bergerak menjadi salah satu korban dari kondisi ini. Mereka yang biasa bermain di luar bersama teman-temannya pun mungkin telah merasa jemu. Rasa bosan pada anak sebenarnya hal yang amat wajar. Terlebih, menurut pakar, rasa bosan penting untuk mendukung tumbuh kembang anak.

Pernahkah Anda berpikir demikian? Jika Anda baru mengetahuinya, di bawah ini ada beberapa hikmah yang bisa diambil dari rasa bosan yang dialami anak-anak.

  • Rasa Bosan Penting untuk Mental dan Emosinya

Rasa bosan di rumah selama pandemi ini dapat orang tua jadikan sebagai “ujian” bagi kesehatan mental dan emosional anak. Rasa bosan bisa berdampak positif hanya jika bersifat konstruktif atau membangun. Hal ini diketahui dari sebuah penelitan yang dilakukan oleh Karen Gasper dan Brianna Middlewood dari Pennsylvania State University, Amerika Serikat. Penelitian itu menemukan bahwa individu yang bosan secara konstruktif akan mencari kegiatan yang memuaskan, seperti halnya orang yang bahagia.

Dalam sebuah wawancara dengan Fast Company, Karen mengatakan, “Kebosanan beroperasi sama dengan perasaan senang atau gembira. Hasilnya, Anda akan mencoba mendekati sesuatu, yang dalam hal ini lebih bermakna atau menarik. Saat Anda berada dalam situasi yang kurang menarik, ini akan mendorong Anda untuk mengeksplorasi sesuatu. Sehingga, rasa bosan bisa dikatakan sebagai semacam dorongan untuk mencari sesuatu yang baru.”

Namun, untuk menciptakan rasa bosan yang konstruktif itu, anak-anak membutuhkan bimbingan orang tua atau orang dewasa lain, sehingga dapat diarahkan pada tingkatan kreativitas tertentu.

  • Rasa Bosan Meningkatkan Kreativitas dan Menumbuhkan Minat

Dr. Teresa Belton, peneliti dari University of East Anglia, Norwich, Inggris, yang fokus meneliti hubungan antara kebosanan dan imajinasi, mengatakan bahwa kebosanan sangat penting untuk mengembangkan stimulus internal yang kemudian memunculkan kreativitas.

Sedangkan psikolog anak dan pakar tumbuh kembang dari London, Lyn Fry, justru menyarankan agar orang tua sengaja menciptakan situasi membosankan bagi anak. Pasalnya, ketika anak terus memiliki kegiatan dengan jadwal yang teratur hal itu dapat mencegah anak menemukan hal-hal yang menarik minat mereka.

Lyn Fry merekomendasikan orang tua untuk mempersiapkan anak-anak dalam memilih ‘peran’ mereka sendiri di masyarakat. Menurutnya, menjadi dewasa berarti menyibukkan diri dan mengisi waktu luang Anda dengan cara yang akan membuat Anda bahagia. Namun, jika orang tua menghabiskan seluruh waktunya untuk mengisi waktu luang anak, maka anak itu tidak akan pernah belajar melakukan ini untuk diri mereka sendiri.

Nah di tengah kondisi work dan school from home ini, Anda sebenarnya dapat memanfaatkan untuk mendekatkan diri dengan anak. Ketika anak mulai merasa bosan di rumah, sebagai orang tua Anda diharapkan dapat mengelolanya dengan bijak. Hentikan segala hal yang sedang Anda lakukan untuk kemudian benar-benar fokus pada anak. Gunakan waktu ini untuk ‘terhubung’ dengan anak, misalnya dengan meringkuk bersama anak dan bicarakan beberapa hal dari hati ke hati. Biarkan ia mengatasi rasa bosan di rumah secara mandiri. Anak-anak Anda mungkin memiliki beberapa ide untuk sesuatu yang ingin ia lakukan, tetapi terbenam di alam bawah sadarnya. Tugas Anda adalah membantunya memberi pengertian bahwa mencari tahu bagaimana harus melewati waktu luang adalah tugasnya sendiri, bisa juga Anda menciptakan satu kondisi untuk saling tukar pikiran tentang ide kegiatan yang mungkin bisa ia kerjakan.

Read More

Jenis-Jenis Asam Amino Esensial yang Penting untuk Tubuh

Begitu rumit tubuh melakukan kerjanya. Suatu mekanisme panjang dan melibatkan banyak komponen di dalam tubuh. Semuanya saling berkait dan membentuk sebuah sinergitas. Dalam menjalankan mekanismenya, tubuh membutuhkan zat atau senyawa untuk nantinya menghasilkan sesuatu yang lain. Salah satu yang diperlukan tubuh adalah asam amino. Dalam perjalanannya diketahui bahwa tubuh harus mendapatkan 20 asam amino agar tetap seimbang. Dari 20 itu, manusia wajib memenuhi 9 di antaranya, 9 itulah yang disebut asam amino esensial.

Asam amino, utamanya asam amino esensial, adalah senyawa yang dibutuhkan untuk membuat protein. Dalam serangkaian mekanisme tubuh, protein yang didapat dari asam amino itu berfungsi untuk membangun otot, mengangkut nutrisi, mencegah penyakit, dan masih banyak lagi lainnya.

Tubuh kemudian menggabungkan asam amino dengan berbagai cara untuk melakukan fungsi tubuh. Nah dari kesembilan jenis asam amino esensial, masing-masing jenis itu memainkan peranannya sendiri-sendiri dan satu sama lain. Bila tubuh kekurangan atau malah tidak sama sekali mendapatkan asam amino esensial, perlahan ia akan kehilangan fungsinya dan merusak tatanan kerja yang sudah amat sistematis itu.

Tahukah Anda 9 jenis asam amino yang masuk ke dalam kelompok asam amino esensial ini? Apa saja kegunaan dan fungsinya? Serta melalui bahan makanan apa Anda bisa mendapatkan itu? Berikut rinciannya:

  1. Triptofan

Selain berperan dalam pertumbuhan bayi, triptofan juga dibutuhkan untuk memproduksi melatonin (hormon pengatur tidur) dan serotonin (hormon yang mengatur nafsu makan, tidur, suasana hati, dan rasa sakit).

Kekurangan triptofan dapat menyebabkan kondisi yang disebut pellagra, yang dapat menyebabkan demensia, ruam kulit, dan masalah pencernaan. Sumber makanan dengan kandungan triptofan di antaranya, bayam, rumput laut, putih telur, dan ikan.

  • Valin

Valin berperan dalam fokus mental, koordinasi otot, dan ketenangan emosional. Kamu dapat menggunakan suplemen valin untuk pertumbuhan otot, perbaikan jaringan, dan sumber energi.

Kekurangan asam amino ini dapat menyebabkan insomnia dan penurunan fungsi mental. Untuk itu konsumsi selada air, kalkun, dan bayam sebagai sumber valin.

  • Isoleusin

Isoleusin terdapat dalam jaringan otot dan mengatur tingkat energi. Peran lainnya yaitu membantu penyembuhan luka, kekebalan, pengaturan gula darah, dan produksi hormon.

Umumnya kekurangan isoleusin lebih rentan terjadi pada orang dewasa dan kemungkinannya terus meningkat seiring pertambahan usia. Kekurangan ini dapat menyebabkan pengecilan otot dan tremor.

Sumber makanan yang mengandung isoleusin di antaranya daging domba, ayam, tuna, dan kedelai.

  • Lisin

Asam amino ini berperan penting dalam membangun otot, menjaga kekuatan tulang, membantu pemulihan dari cedera atau operasi, memproduksi enzim, dan mengatur hormon. Para pakar juga cenderung percaya jika lisin kemungkinan juga memiliki efek antivirus.

Meski tidak ada banyak penelitian yang menunjukkan tentang kondisi yang terjadi ketika tubuh kekurangan lisin, ada satu temuan melalui penelitian pada tikus, bahwa kekurangan lisin dapat menyebabkan kecemasan yang disebabkan oleh stres.

Makanan yang mengandung lisin adalah ikan tuna, dada ayam, dan kalkun.

  • Histidin

Asam amino esensial satu ini memfasilitasi pertumbuhan, pembentukan sel darah, dan perbaikan jaringan. Ini juga membantu mempertahankan pelindung khusus yang menutupi sel-sel saraf (selubung mielin).

Dalam tubuh histidin diproses menjadi histamin yang mana nantinya berperan penting untuk mempengaruhi sistem kekebalan, kesehatan reproduksi, dan pencernaan. Hasil penelitian yang melibatkan wanita obesitas dan sindrom metabolik menunjukkan bahwa suplemen histidin dapat menurunkan Indeks Massa Tubuh (IMT) dan ketahanan insulin.

Sedangkan kekurangan histidin dapat menyebabkan anemia dan hipotensi. Nah, supaya tak kekurangan sebaiknya konsumsi, daging ayam, kacang merah, kalkun, ikan tuna, atau daging babi.

  • Metionin

Metionin berperan dalam menjaga kesehatan serta elastisitas kulit dan rambut. Metionin juga membantu menjaga kuku tetap kuat, membantu penyerapan selenium, seng, serta menghilangkan logam berat, seperti timbal dan merkuri.

Asam amino esensial ini bisa Anda peroleh dari konsumsi putih telur, lobster, tuna, kepiting, dan ayam.

  • Treonin

Treonin merupakan komponen yang ada dalam enamel gigi, kolagen, dan elastin, sehingga diperlukan untuk menjaga kesehatan kulit dan gigi. Sumber makanan yang mengandung treonin adalah kedelai, putih telur, ikan nila, dan kalkun.

***

Lantaran begitu pentingnya asam amino esensial untuk kebutuhan tubuh, maka amat penting kiranya untuk kita menjaga pasokannya tetap cukup. Mengonsumsi makanan-makanan sehat dan bergizi, utamanya yang disebut di atas amat dianjurkan demi menjaga keseimbangan tubuh kita.

Selain itu, asam amino esensial juga bisa didapatkan dari berbagai macam multivitamin atau suplemen makanan. Namun, Anda harus cermat betul memilih jenis suplemen atau multivitamin tersebut. Pastikan semuanya aman dan sesuai dengan kebutuhan Anda.

Read More