Category Hidup Sehat

5 Komplikasi akibat Gigi Bungsu Tumbuh Miring

Sakit gigi ada banyak penyebabnya. Salah satu yang mesti diwaspadai adalah rasa sakit di area mulut akibat gigi bungsu tumbuh miring. Yang dimaksud gigi bungsu sendiri adalah geraham yang tumbuh di bagian belakang rahang. Umumnya, gigi ini baru tumbuh ketika seseorang berusia sekitar 17—25 tahun. 

Kerap kali gigi bungsu tidak bisa tumbuh dengan sempurna. Penyebab paling sering karena sudah tidak adanya area kosong di bagian belakang rahang. Kondisi akhirnya membuat gigi bungsu tumbuh miring. Seseorang yang mengalami kondisi ini akan sering mengalami pembengkakan gusi, nyeri saat mengunyah makanan, juga bau mulut yang tidak sedap. 

Tidak sekadar gejala-gejala yang mengganggu, kehadiran gigi bungsung yang tumbuh miring juga dapat menyeret akan ke berbagai risiko komplikasi yang lebih mengkhawatirkan. Berikut ini adalah beberapa risiko komplikasi yang bisa terjadi pada Anda yang memiliki gigi bungsu tumbuh miring. 

  1. Kerusakan Saraf 

Mulut merupakan salah satu area tempat berkumpulnya saraf yang demikian kompleks. Banyak penyakit yang dapat timbul apabila terdapat gangguan saraf di area mulut. Gigi bungsu tumbuh miring dapat menjadi penyebab gangguan bahkan kerusakan saraf yang ada di area krusial ini. Pasalnya, pertumbuhan yang miring membuat ada bagian gigi yang dapat menyentuh dan menusuk saraf yang ada di sekitarnya. 

  1. Kista Gigi 

Kista dapat terjadi di gigi. Ini merupakan kondisi saat terbentuknya kantong berisi cairan di sekitar gigi maupun gusi. Gigi bungsu yang tumbuh miring dapat memicu kondisi ini karena bagian gigi yang tidak menyatu pada gusi atau tempat seharusnya rentan menimbulkan infeksi yang jika terus dibiarkan akan berujung pada terbentuknya kantong cairan. Adanya kista kerap membuat penderita mengalami radang. Penderita kista gigi juga akan sering mengalami rasa nyeri yang sulit tertahan. 

  1. Karies Gigi 

Pada masalah gigi bungsu tumbuh miring, karies kerap menjadi masalah penyerta. Pasalnya pertumbuhan gigi bungsu yang kurang sempurna ini membuat adanya rongga antara gigi dan gusi. Rongga ini rentan dimasuki bakteri sehingga mudah membuat kerusakan gigi berupa karies. Kerusakan umumnya terjadi di gigi-gigi sekitar gigi bungsu. Masalah kerusakan gigi satu ini dalam tahap ringan memang dapat diatasi dengan tindakan penambalan. Tapi jika karies sudah terlalu parah, dokter umumnya akan meminta penderita untuk melakukan penanganan penggalian akar gigi. 

  1. Perikoronitis  

Anda yang memiliki masalah gigi bungsu miring umumnya akan sering mengalami radang. Radang tersebut berasal dari bagian gusi. Kondisi ini kerap dialami karena ketika gigi tumbuh miring, pembersihan area gusi di sekitar tempat tumbuh gigi menjadi lebih sulit dan tidak dapat dilakukan secara optimal. Sisa makanan dan bakteri pun lebih mudah berdiam di area gusi tersebut hingga akhirnya menimbulkan infeksi yang berujung radang. Radang gusi yang sudah sangat parah dan menyakitkan dikenal sebagai perikoronitis dalam istilah medis. 

  1. Gigi Berantakan 

Gigi bungsu yang tumbuh miring membuat ia potensial mendorong gigi geraham yang berada di sebelahnya. Tidak sampai di situ, gigi geraham lain yang terdorong akhirnya ikut menekan gigi lain di sampingnya. Efek domino pun terjadi di mana gigi yang terdorong ikut memberi tekanan ke gigi sebelahnya. Hasil akhirnya, kondisi gigi Anda secara keseluruhan akan berjajar berantakan. Tidak jarang berantakannya jejeran gigi menghadirkan infeksi sehingga Anda akan sering mengalami sakit gigi. 

*** 

Gigi bungsu tumbuh miring oleh sebagian orang masih ditangani hanya dengan meminum obat antinyeri atau berkumur air garam tiap kali rasa nyeri hadir. Namun, sebaiknya untuk mencegah risiko komplikasi, Anda memilih mencabut gigi yang tumbuh miring tersebut melalui tindakan operasi.

Read More

Waspadai Kemungkinan Terjadinya Overdosis Obat Tidur

Semakin banyak orang yang mengalami kesulitan tidur atau insomnia. Kondisi insomnia dapat disebabkan berbagai hal pemicu stres, gangguan psikologis, gangguan kesehatan, gaya hidup tidak sehat, berbagai obat-obatan, serta faktor lingkungan. Penggunaan obat tidur bisa menjadi pilihan sebab terbukti membantu insomnia dengan adanya kandungan melatonin di dalamnya.  Selain itu, obat tidur juga dapat membantu mengurangi kecemasan, relaksasi otot, dan euforia. Sayangnya, penggunaan obat tidur yang berlebihan memicu terjadinya overdosis yang membahayakan bagi tubuh. Melatonin yang berlebihan mampu menyebabkan ritme sirkadian (pengatur siklus bangun dan tidur) dalam tubuh terganggu. 

obat tidur

Gejala overdosis obat tidur

Untuk orang yang mengonsumsi obat tidur, perlu mewaspadai kemungkinan terjadinya overdosis. Kebanyakan, overdosis obat tidur sulit dideteksi sebab efek sampingnya tidak mudah terlihat. Meski demikian, terdapat beberapa gejala yang muncul saat seseorang mengalami overdosis obat tidur seperti berikut ini. 

  1. Diare
  2. Nyeri persendian
  3. Mudah tersinggung
  4. Mual
  5. Sakit kepala
  6. Lesu saat siang hari
  7. Bermimpi buruk
  8. Cemas berlebih
  9. Kesulitan bernapas
  10. Nyeri dada mendadak
  11. Tekanan darah lebih tinggi dari 180/220 mmHg

Risiko obat tidur 

Penggunaan obat tidur terutama dalam jangka waktu panjang dapat menimbulkan risiko. Salah satu risiko paling berbahaya adalah overdosis obat tidur. Selain overdosis, beberapa risiko mungkin muncul seperti berikut ini. 

  1. Interaksi obat 

Penggunaan obat tidur bersamaan dengan obat lain dapat menimbulkan interaksi tertentu. Penggunaan obat penghilang rasa sakit dan penenang mampu membuat efek samping obat tidur meningkat tajam jika dikonsumsi bersamaan atau beriringan. 

  1. Toleransi obat

Risiko berupa terjadinya toleransi obat tidur akan mungkin terjadi pada periode tertentu setelah penggunaan berulang. Dengan begitu, obat tidur dengan dosis yang biasa Anda konsumsi tidak lagi bisa mengatasi insomnia yang dialami. Anda pun kemudian menambah dosis sedikit demi sedikit sehingga membuat kemungkinan terjadinya overdosis obat tidur. 

  1. Ketergantungan obat

Resep obat tidur umumnya bersifat adiktif. Semakin lama mengonsumsi obat tidur maka membuat risiko ketergantungan meningkat tajam. Anda mungkin merasa tidak bisa tidur, tidur dengan gelisah, atau bermimpi buruk terus menerus ketika berusaha tidur tanpa obat. Hal itu kemudian akan membuat Anda merasa harus selalu mengonsumsi obat tidur.  

  1. Gejala sakau

Saat Anda berusaha berhenti menggunakan obat tidur, maka perlu dilakukan perlahan. Jika Anda menghentikan penggunaan secara tiba-tiba maka berisiko memunculkan beberapa gejala sakau seperti gemetar, berkeringat, dan mual. 

Cara menghindari overdosis obat tidur

Dosis penggunaan obat tidur tidak memiliki aturan baku yang tepat untuk semua orang. Hal itu meningkatkan kemungkinan overdosis obat tidur terjadi. Untuk menghindari overdosis obat tidur, Anda perlu mendapatkan arahan dari dokter secara langsung terutama pada anak-anak. Perhatikan juga reaksi yang ditimbulkan tubuh setelah mengonsumsi obat tidur. 

Adanya risiko terjadinya overdosis obat tidur karena mengonsumsinya terlalu banyak tentu membuat seseorang perlu mengatasi insomnia dengan cara lain. Anda perlu mencari tahu terlebih dulu penyebab sult tidur yang terjadi. Setelah itu, terapkan beberapa kebiasaan tidur seperti makan dilakukan maksimal 3 jam sebelum tidur, miliki jadwal tidur dan bangun yang sama setiap hari, kurangi konsumsi kafein, serta hindari nikotin. Anda juga perlu melakukan olahraga secara teratur dan memperhatikan lingkungan tidur agar terasa lebih nyaman. Apabila insomnia terus berlanjut dan mengganggu, maka Anda perlu berkonsultsi ke dokter untuk mendapat bantuan medis.

Read More

Mengenal Homofobia Beserta Seluk Beluk Tentangnya

Homoseksual adalah orientasi seksual seorang yang memiliki ketertarikan baik segi fisik maupun emosional terhadap gender yang sama. Gay adalah sebutan untuk laki-laki yang tertarik dengan sesamanya, sedangkan pada perempuan disebut sebagai lesbian. Pada tahun 1968, Asosiasi Psikiater AS (APA) memasukan homoseksual ke dalam kategori gangguan mental. Akan tetapi, APA akhirnya menetapkan bahw homoseksual bukan bagian dari gangguan mental semenjak 1987. Setelah memahami apa itu homoseksual, maka kini akan dibahas tentang homofobia. 

Pengertian homofobia

Homofobia masih terkait dengan homoseksual. Homofobia adalah kebencian serta ketakutan tidak rasional terhadap orang homoseksual. Apabila seseorang termasuk homofobia, maka berbagai ekspresi buruk akan dimunculkan terhadap pandangan, sikap, serta tindakan pada homoseksual baik secara individu maupun kelompok. Pada prakteknya, orang dengan homofobia lebih banyak laki-laki dibandingkan perempuan. Homofobia ternyata terkait secara psikologi. Artinya kepribadian seseorang yang cenderung homofia terbentuk karena merasa terancam secara orientasi seksual secara tidak sadar. Penelitian telah dilakukan bahwa orang dengan homofobia memiliki kecenderungan untuk menjadi gay. 

Jenis-jenis homofobia

Homofobia sendiri terbagi menjadi beberapa jenis. Pembagian tersebut tentunya telah diteliti oleh para ahli. Berikut penjelasan lengkapnya.

  1. Homofobia kultural

Jenis pertama adalah homofobia kultural. Jenis ini cukup berdampak secara luas sebab sikapnya disebarkan melalui media hiburan dan budaya populer. Kebencian terhadap homoseksual akan ditunjukkan melalui tayangan televisi atau berita di surat kabar. 

  1. Homofobia institusional

Jenis kedua adalah homofobia institusional. Pada jenis ini, perasaan benci ditunjukkan dalam lingkup institusi, organisasi, perusahaan, atau lembaga pemerintahan. Sikap akan diperlihatkan dengan cara represi terhadap individu homoseksual melalui kebijakan yang dibuat. 

  1. Homofobia interpersonal

Jenis ketiga adalah homofia interpersonal. Homofobia interpersonal adalah jenis homofobia yang diarahkan pada orang lain secara individu. Orang dengan homofobia interpersonal akan menunjukkannya secara langsung para personal dengan orientasi homoseksual seperti teman kerja, teman sekolah, atau bahkan anggota keluarga sendiri. 

  1. Homofobia terinternalisasi

Jenis terakhir disebut sebagai homofobia terinternalisasi. Berbeda dengan ketiga jenis sebelumnya, homofobia terinternalisasi tidak ditunjukkan untuk orang lain atau  kelompok, namun diarahkan pada diri sendiri. Bagaimana bisa? Seseorang homoseksual bisa merasa malu terhadap orientasi seksualnya sendiri sehingga terbentuklah sikap berupa homofobia terinternalisasi. Biasanya seseorang yang mengalami homofibia terinternalisasi berusaha dengan sekuat mungkin untuk menekan ketertarikan seksualnya pada sesama jenis. 

Dampak buruk pada sosial 

Adanya orang-orang dengan homofobia menyebabkan para homoseksual merasa perlu untuk berhati-hati dan perlu melindungi dirinya. Hal tersebut menyebabkan mereka tidak bisa mengekspresikan diri bahkan terkadang harus memalsukan orientasi seksualnya untuk bisa diterima di masyarakat. Selain itu, homofia juga menyebabkan represi terhadap kelompok-kelopok Lesbian Gay Biseksual Transeksual Queeer (LGBT+) semakin banyak dan menguat. Dampak paling nyata adalah depresi yang dialami oleh homoseksual meningkat dan menyebabkan kasus bunuh diri meningkat karena tidak sanggup dengan diskriminasi yang dialami. 

Menemukan lingkungan dengan orang yang memiliki sikap homofobia tentu tidak menyenangkan. Tindakan represi mungkin terjadi terutama jika sikap homofobia tersebut sangat kuat. Untuk itu, beberapa hal Anda lakukan untuk membantu mengurangi sikap homofobia. Anda dapat mencoba mengedukasi dan terus mengampanyekan tentang fakta bahwa homoseksual bukanlah penyakit mental. Selain itu, Anda bisa mencoba berkonsultasi dengan dokter untuk mendapat informasi lebih lanjut mengenai orientasi seksual. Anda bisa melakukan konsultasi online melalui aplikasi SehatQ yang tentunya akan memberikan informasi terpercaya.

Read More

Mengenal Prosedur USG 4D, Teknologi Terbaru untuk Mendeteksi Kehamilan

UGD 4D adalah pemeriksaan yang umum dilakukan selama kehamilan. Pemeriksaan ini penting guna menyediakan gambar mengenai kondisi janin. Pemeriksaan USG 4D menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi untuk menghasilkan gambar. Tiap gambar memperlihatkan potongan-potongan gambar tubuh janin. USG termasuk pemeriksaan yang dipilih dalam kehamilan karena memiliki banyak keuntungan dibandingkan pemeriksaan pencitraan lainnya dan saat ini Klinik Utama Fakhira Setiabudi memberikan promo USG 4D.  Beberapa kelebihannya meliputi:

usg 4d
  • Dapat menampilkan gambar janin sesuai dengan waktu pemeriksaan atau secara real-time
  • Tidak invasif
  • Tidak menggunakan radiasi, sehingga tidak berbahaya bagi janin maupun ibu
  • Interaktif karena petugas medis dapat menampilkan gambar dari berbagai sisi dengan menggerakan probe (sebuah alat yang diletakkan pada permukaan perut)

Ultrasonografi memiliki banyak jenis. Salah satunya USG 4D. USG 4 dimensi adalah salah satu jenis USG yang tidak hanya menampilkan gambar, tapi juga video janin. Karena menampilkan efek video seperti film, orang tua dapat melihat janin ketika ia sedang tersenyum, membalik badan, atau menguap.

Pada USG 3 dimensi, gambar bayi dari permukaan luar dapat ditampilkan. Sementara USG 4 dimensi bisa menampilkan gambar bergerak dari janin, dan merupakan teknologi ultrasonografi terbaru dan paling canggih.Seperti pemeriksaan ultrasonografi lainnya, USG 4 dimensi dilakukan untuk:

  • Memastikan bahwa perkembangan janin dalam kondisi normal
  • Memastikan hari perkiraan lahir (HPL) dan usia kehamilan
  • Mendeteksi atau memastikan kehamilan ganda (kembar)
  • Memeriksa kondisi medis lain yang dapat mempengaruhi kehamilan
  • Memastikan posisi plasenta dalam rahim

Agar hasilnya akurat, USG 4 dimensi perlu dilakukan di antara usia kehamilan 26 hingga 30 minggu. Dalam waktu ini, bayi sudah memiliki kandungan lemak bawah kulit yang cukup banyak, sehingga gambar permukaan kulit yang dihasilkan akan menjadi lebih sesuai dengan aslinya.

Bagaimana USG 4D dilakukan?

  • Pasien diminta untuk berbaring di meja pemeriksaan.
  • Gel akan dioleskan di atas perut pasien. Gel ini berfungsi menghantarkan gelombang suara, sehingga gambar akan lebih mudah ditangkap.
  • Alat khusus bernama probe akan digerakkan memutar di atas perut untuk menghasilkan gambar yang muncul pada layar.
  • Gambar tersebut akan diamati untuk memeriksa ada tidaknya kelainan pada janin.

USG 4 dimensi  biasanya membutuhkan waktu 15 hingga 20 menit, namun bisa juga mencapai 45 menit. Prosedur ini tidak menimbulkan rasa nyeri dan relatif nyaman bagi sang ibu, dan tidak memerlukan obat bius dalam prosesnya. 

Apa informasi penting mengenai USG 4D?

Semua ibu hamil dapat melakukan USG 4 dimensi. Tetapi dokter hanya merekomendasikannya bila terdapat kemungkinan cacat bawaan, kelainan kongenital, atau kondisi medis lain di bawah ini:

  • Neural tube defect
  • Foetal aneuploidy
  • Bibir sumbing, yang tidak terdeteksi dengan USG 2 dimensi
  • Mioma uteri atau polip rahim
  • Pendarahan subkorionik
  • Massa dalam ovarium

Akan tetapi, diperlukan lebih banyak detail untuk menghasilkan gambar bergerak dalam USG 4 dimensi. Karena itu, prosedur ini membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan USG biasa. Klinik Utama Fakhira Setiabudi memberikan Promo USG 4D hanya Rp 255.000,- Silahkan melakukan pendaftaran atau booking melalui layanan Customer Care SehatQ (021) 3199 0388 dan WhatsApp +62 812-8858-8167

Read More

Xanthelasma

Xanthelasma merupakan kondisi yang terjadi pada tubuh yang meliputi bercak endapan lemak berwarna kuning. Lemak tersebut berada di antara kelopak mata dan bagian ujung hidung. Meskipun kondisi tersebut tidak menimbulkan bahaya bagi tubuh, hal tersebut jarang mengindikasikan bahwa seseorang bisa mengalami penyakit jantung.

Tanda dan Gejala

Xanthelasma bisa menimbulkan bercak di antara mata dan hidung. Hal tersebut bisa terjadi baik pada orang yang memiliki kolesterol tinggi maupun yang memiliki kadar kolesterol yang normal. Tidak hanya bercak, xanthelasma juga akan menimbulkan benjolan di antara mata dan hidung.

Penyebab

Seseorang yang mengalami xanthelasma bisa disebabkan oleh faktor berikut:

  • Kadar kolesterol

Salah satu faktor yang dapat memicu xanthelasma adalah tingginya kolesterol jahat (LDL) atau rendahnya kolesterol baik (HDL).

  • Faktor genetik

Faktor genetik juga bisa menjadi pemicu bahwa seseorang bisa berpotensi mengalami xanthelasma. Orang-orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi bisa menurunkan ke keluarga. 

  • Sirosis hati primer

Sirosis hati primer merupakan kerusakan hati kronis yang disertai dengan jaringan parut dalam hati. Hal tersebut juga bisa menyebabkan kadar kolesterol tinggi.

Faktor Risiko

Pada dasarnya, xanthelasma bisa terjadi pada siapapun. Namun, berikut adalah kelompok yang lebih berisiko terhadap kondisi tersebut:

  • Wanita.
  • Seseorang yang berada di usia antara 30 hingga 50 tahun.
  • Seseorang yang memiliki berat badan berlebihan.
  • Penderita diabetes.
  • Seseorang yang memiliki tekanan darah tinggi.
  • Perokok.

Diagnosis

Jika Anda mengalami xanthelasma, Anda sebaiknya periksa kondisi Anda ke dokter. Dokter dapat membantu Anda dengan melakukan diagnosis. Diagnosis yang dilakukan dokter adalah dengan memeriksa kulit di sekitar mata Anda. Tidak hanya itu, dokter juga akan memeriksa benjolan yang ada pada wajah Anda berdasarkan warna dan ukuran. Pemeriksaan tingkat kadar lemak juga diperlukan dengan mengambil sampel darah yang akan diuji di laboratorium.

Pengobatan

Jika Anda ingin mengobati xanthelasma, maka pengobatan yang dapat dilakukan adalah dengan prosedur bedah beku (atau yang disebut sebagai cryosurgery). Selain cryosurgery, Anda juga bisa melakukan pengobatan dengan operasi, laser, atau jarum listrik (atau yang disebut sebagai electrodesiccation).

Pencegahan

Selain pengobatan, berikut adalah beberapa cara yang sebaiknya Anda terapkan untuk mencegah xanthelasma:

  • Hindari kebiasaan merokok.
  • Mengkonsumsi makanan yang sehat seperti sayuran dan buah-buahan.
  • Berolahraga secara teratur.

Hal Lain Yang Perlu Diperhatikan Tentang Xanthelasma

Anda juga perlu pahami bahwa xanthelasma sama seperti kondisi medis lain dimana hal tersebut dapat menimbulkan efek samping setelah melakukan pengobatan. Efek samping yang terjadi bisa berupa perubahan pada warna kulit, perubahan pada kelopak mata, dan bekas luka.

Selain itu, meskipun Anda telah melakukan pengobatan xanthelasma, hal tersebut tidak menutup kemungkinan bahwa kondisi tersebut bisa muncul lagi. Ukuran xanthelasma pada bagian wajah bisa sama atau lebih besar dari yang pernah Anda alami.

Berkonsultasi Dengan Dokter

Jika Anda ingin bertemu dengan dokter karena Anda mengalami xanthelasma, Anda bisa persiapkan diri dengan beberapa hal di bawah:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda tanyakan ke dokter.
  • Daftar gejala yang Anda alami akibat xanthelasma.
  • Riwayat medis, baik Anda maupun anggota keluarga (jika ada).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter dapat menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala akibat xanthelasma terjadi?
  • Apakah Anda memiliki kebiasaan tertentu sehingga dapat meningkatkan risiko xanthelasma?
  • Apakah Anda atau anggota keluarga memiliki riwayat xanthelasma?

Kesimpulan

Xanthelasma merupakan gangguan yang perlu diwaspadai, karena bisa berpotensi terkena serangan jantung, walaupun jarang terjadi. Untuk mengatasi xanthelasma, Anda sebaiknya terapkan cara-cara yang disebutkan di atas. Untuk informasi lebih lanjut tentang xanthelasma, Anda bisa tanyakan persoalan tersebut ke dokter.

Read More

Manfaat Kumur dengan Air Garam

Kumur dengan air garam untuk kesehatan sudah dilakukan sejak dahulu. Pasalnya hal berkumur dengan air garam bermanfaat untuk meredakan radang tenggorokan, mengatasi infeksi pernapasan, hingga mengobati alergi. TIdak hanya untuk orang dewasa, berkumur dengan air garam aman dilakukan bagi anak-anak yang berusia 6 tahun ke atas dan bisa berkumur sendiri. Untuk meraih manfaat kumur dengan air garam, Anda hanya memerlukan air dan garam saja. Berikut adalah sejumlah manfaat kumur dengan air garam yang bisa Anda dapatkan.

  • Meredakan sakit gigi

Jika Anda sakit gigi, Anda tidak bisa langsung berobat ke dokter gigi. Dokter baru bisa mengobatinya ketika gigi tak lagi nyut-nyutan. Nah berkumur dengan air asin bisa Anda jadikan cara cepat untuk mengobati sakit gigi.

  • Meredakan gejala sariawan

Sariawan di mulut dapat terasa nyeri, terutama saat terbentur makanan yang sedang dikunyah. Namun tenang, salah satu manfaat kumur dengan air garam adalah meredakan gejala sariawan. Berkumur dengan air garam dipercaya dapat mengatasi peradangan yang disebabkan oleh sariawan. Sebuah studi bahkan menjelaskan bahwa berkumur dengan air garam direkomendasikan sebagai obat alami yang ampuh mengatasi sariawan pada anak-anak.

  • Menjaga kesehatan mulut

Manfaat kumur dengan air garam selanjutnya adalah menjaga kesehatan mulut. Air garam dipercaya mampu membasmi bakteri dari mulut sekaligus menjaga gusi dari penyakit. Hal ini dibuktikan melalui sebuah studi yang menyatakan bahwa manfaat kumur dengan air garam dapat mengurangi jumlah bakteri di dalam air liur. Selain itu, air garam juga dianggap efektif dalam mencegah radang gusi, periodontitis, dan gigi berlubang.

  • Mengatasi radang tenggorokan

Salah satu manfaat kumur dengan air garam yang paling populer adalah mengatasi radang tenggorokan. Air garam sebagai salah satu pengobatan untuk radang tenggorokan. Menurut para ahli, berkumur dengan air garam dapat memancing virus penyebab radang tenggorokan untuk keluar dari mulut. Air garam dianggap paling efektif untuk mengatasi radang tenggorokan ringan yang disebabkan oleh penyakit pilek dan flu.

  • Meredakan reaksi alergi

Perlu diketahui, peradangan pada tenggorokan dapat menyebabkan munculnya reaksi alergi. Namun tenang saja, gejala reaksi alergi akibat radang tenggorokan dengan berkumur air garam. Meski begitu, bukan berarti berkumur dengan air garam dapat mencegah reaksi alergi. Ingat, berkumur dengan air garam hanya dapat meredakan rasa tidak nyaman akibat alerginya saja.

  • Mengobati infeksi pernapasan dan sinus

Infeksi saluran pernapasan, seperti pilek, flu, mononukleosis dan sinusitis (infeksi sinus), ternyata dapat diredakan dan dicegah dengan air garam. Dalam sebuah penelitian, 338 peserta mengalami penurunan risiko terkena infeksi saluran pernapasan atas setelah berkumur dengan air garam.

  • Mencegah bau mulut

Halitosis adalah istilah medis untuk bau mulut. Ini bisa disebabkan oleh berbagai macam hal, seperti makanan atau masalah kesehatan tertentu. Berkumur dengan air asin dapat menetralkan bakteri yang jadi penyebab bau mulut akibat makanan. Garam bisa mengubah pH mulut sehingga menghambat produksi mikroorgansime bakteri yang bikin napas bau.

Read More

Alasan Pentingnya Pemeriksaan Kolposkopi

Kolposkopi merupakan prosedur pemeriksaan kesehatan pada organ reproduksi wanita seperti serviks, vagina, dan vulva. Kolposkopi mungkin tak sepopuler screening kesehatan kewanitaan lainnya, namun prosedur ini sangat penting.

kolposkopi

Pemeriksaan ini dilakukan menggunakan alat bedah yang disebut kolposkop. Kolposkop adalah sebuah mikroskop listrik besar dengan cahaya yang sangat terang sehingga membantu dokter melihat kondisi organ reproduksi Anda dengan jelas. 

Prosedur kolposkopi biasanya dilakukan jika hasil skrining sel serviks pap smear menunjukkan tanda-tanda abnormal. Dokter juga bisa menyarankan pemeriksaan ini bila:

  • Terjadi pendarahan setelah melakukan hubungan seksual
  • Terlihat pertumbuhan sel abnormal di leher rahim, vulva, dan vagina

Seberapa penting pemeriksaan kolposkopi?

Dengan kolposkop, dokter dapat menemukan kejanggalan pada organ kewanitaan Anda. Melalui pemeriksaan kolposkopi, Anda bisa mengetahui apakah Anda dalam kondisi sehat atau perlu penanganan yang lebih lanjut.

Kolposkopi dapat digunakan untuk mendiagnosis berbagai gangguan yang menyerang organ reproduksi wanita seperti:

  1. Kanker serviks

Kanker serviks atau kanker leher rahim merupakan salah satu penyakit mematikan bagi wanita. Di Amerika, kanker serviks menjadi penyebab kematian nomor satu pada kebanyakan wanita. 

Banyak wanita yang tidak menyadari dirinya telah terkena kanker leher rahim. Pasalnya, gejalanya mirip dengan sindrom pra menstruasi dan infeksi saluran kemih, sehingga mereka cenderung menyepelekannya. Gejala yang parah mulai terasa ketika kanker mulai memasuki stadium lanjut.

Ada beberapa pilihan perawatan kanker serviks. Sebelum menentukan apakah Anda terkena kanker serviks, dokter lebih dulu melakukan pemeriksaan pap smear dan kolposkopi.

  1. Kutil kelamin

Kutil kelamin adalah tumbuhnya benjolan di area kelamin yang umumnya disebabkan oleh human papillomavirus (HPV). Penyakit ini dapat dialami oleh pria maupun wanita, dan merupakan salah satu penyakit menular seksual.

Untuk mendiagnosis kutil kelamin pada wanita, dokter mulanya akan melakukan Pap smear untuk menguji keberadaan virus HPV. Setelah hasilnya positif, dokter juga akan melakukan pemeriksaan kolposkopi untuk memantau perubahan sel abnormal tersebut.

  1. Radang serviks (servisitis) 

Umumnya, servisitis atau radang leher rahim disebabkan oleh infeksi. Salah satu penyebab infeksi adalah virus HPV, yang biasanya menjadi pertanda prakanker atau kanker serviks. 

Pap smear merupakan pemeriksaan awal yang dilakukan untuk menguji kelainan sel pada vagina. Ketika ditemukan sel abnormal, dokter akan melakukan kolposkopi sebagai pemeriksaan lanjutan.

  1. Kanker vagina

Kolposkopi juga dapat digunakan untuk deteksi dini kanker vagina. Dalam sebuah penelitian, ketika patologi HSIL vagina ditunjukkan biopsi kolposkopi dan impresi prakanker, 30,2 % kasus dipastikan menderita kanker dengan vaginektomi.

Maka dari itu, kolposkopi tidak hanya mampu mendeteksi kanker vagina secara dini, namun juga pengambilan keputusan untuk vaginektomi dalam mendeteksi kanker dini. 

Siapa saja yang harus menjalani pemeriksaan kolposkopi?

Kolposkopi umumnya merupakan pemeriksaan lanjutan dari Pap smear. Kolposkopi dilakukan oleh wanita yang telah terbukti menunjukkan abnormalitas pada sel serviks, vagina, maupun vulva.

Beberapa alasan yang mengharuskan Anda menjalani prosedur kolposkopi yakni:

  • Terdeteksi jenis virus HPV berisiko tinggi pada pemeriksaan pap smear
  • Terdapat perubahan sel abnormal pada leher rahim
  • Terlihat perubahan sel serviks tingkat tinggi yang dapat berubah menjadi kanker

Ketika Anda dianjurkan untuk melakukan kolposkopi, Anda tidak perlu khawatir. Sebagian besar wanita yang telah menjalani prosedur tersebut memiliki hasil yang normal. Hal ini menandakan serviks dalam kondisi sehat dan berisiko rendah terkena kanker serviks.

Tak semua sel abnormal yang ditunjukkan setelah skrining adalah berbahaya. Namun, jika tidak segera diobati, sel ini dapat berkembang menjadi kanker. Maka dari itu, skrining kolposkopi sangat penting untuk menentukan tindakan yang akan dilakukan di kemudian hari. 

Read More

Kenali Ciri-ciri Mata Sehat dan Cara Menjaganya

Memiliki mata sehat adalah hal penting untuk keberlangsungan hidup. Masalah pada penglihatan akan memberikan dampak besar pada aktivitas harian hingga berdampak pada penurunan produktivitas.

Dilansir dari Health, di Amerika Serikat terdapat sekitar 21 juta orang yang memiliki masalah pada penglihatannya. Mulai dari penyakit yang relatif ringan dan jinak hingga yang serius. Seperti rabun jauh, hingga kondisi mata lain seperti glaukoma ataupun degenerasi makula terkait usia.

Banyak orang yang baru menyadari adanya penyakit mata di usia paruh baya, ketika kondisinya sudah semakin parah. Padahal dengan mendeteksi dan mengobati penyakit mata sedini mungkin dapat menghindari seseorang dari kebutaan atau kehilangan penglihatannya.

Ciri-ciri Mata Sehat

Definisi mata sehat adalah mata yang penglihatannya jelas, kondisi mata bersih, dan tidak merasa gejala penyakit tertentu. Berikut ciri-ciri mata yang sehat lebih jelasnya.

  • Penglihatan Jelas

Penglihatan yang jelas dapat diukur dengan ketajaman visual pada jarak 6 meter atau 20 kaki. Ada istilah penglihatan 20/20 untuk mengungkapkan ketajaman mata tersebut. Jika Anda mampu melihat sesuatu dari jarak tersebut, maka Anda masih memiliki penglihatan yang jelas.

  • Kelembapan Mata Baik

Seperti yang diketahui, mata dilapisi oleh air mata yang fungsinya untuk membuat mata tetap lembap dan terasa nyaman. Ketika air mata ini mengalami kegangguan, maka membuat mata terasa tidak nyaman dan kering. Penyebabnya bisa karena dehidrasi, mata lelah, kondisi lingkungan, peradangan, faktor usia yang bertambah, hingga adanya gangguan kelenjar air mata.

Jika Anda mengalami kondisi ini, bisa diatasi dengan memberikan air mata buatan, menjaga asupan gizi, serta minum air putih yang banyak. Namun, jika kondisi terjadi terus menerus, ini mengindikasikan adanya gangguan mata atau penyakit mata lainnya.

  • Sklera Mata Berwarna Putih Bersih

Sklera atau bagian putih mata yang sehat adalah berwarna putih. Jika warnanya kuning, cokelat, abu atau kebiruan, kondisi tersebut mengindikasikan gangguan kesehatan oada tubuh. Sklera berwarna merah bisa menandakan mata mengalami iritasi yang disebabkan oleh debu hingga infeksi virus atau bakteri. Bahkan mata merah bisa disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah.

  • Mata Tidak Sakit

Tentu saja mata yang sehat tidak akan merasakan sakit yang mengganggu. Jika merasa ada sesuatu yang mengganjal di mata seperti bengkak, gatal, poerih, nyeri, dan terasa mengganjal lainnya, segera hubungi dokter untuk pemeriksaan.

Cara Menjaga Kesehatan Mata

Agar mata Anda selalu sehat dan tetap terjaga, maka ada beberapa hal yang bisa dilakukan, yaitu:

  • Menjaga Asupan Makanan

Kesehatan mata dapat dijaga dengan menjaga asupan makanan yang bergizi dan sehat. Nutrisi yang baik untuk kesehatan mata adalah asam lemak omega-3, vitamin A, C, dan E, lutein, zinc, yang dapat menjaga kesehatan mata Anda, terlebih pada masalah mata yang berkaitan dengan usia.

  • Memperbanyak Konsumsi Air Putih

Agar tubuh tetap terjaga kelembapannya, cobalah minum air yang cukup setidaknya 8 gelas sehari. Hal ini juga akan menjaga kondisi mata tetap terhidrasi dengan baik.

  • Mengistirahatkan Mata

Mata juga butuh istirahat yang cukup seperti bagian tubuh yang lain. Apalagi jika Anda selalu bekerja di depan layar laptop atau smartphone, Anda bisa menggunakan metode 20-20-20. Metode ini maksudnya setelah 20 menit menatap layar, istirahatkan mata untuk melihat objek sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik. Mata juga butuh tidur yang cukup agar tetap sehat.

  • Memijat Area Mata

Sirkulasi area mata akan meningkat dengan melakukan pijatan ringan di sekitar mata. Treatment ini akan mengurangi peradangan serta agar tidak muncul lingkaran hitam di bagian mata.

  • Mengenakan Kacamata Hitam

Saat keluar rumah di siang hari, penting untuk menggunakan kacamata hitam agar melindungi mata dari sinar ultraviolet. Mata yang terlalu sering terpapar sinar matahari dapat meningkatkan risiko katarak dan degenerasi makula.

  • Berhenti Merokok

Jika ingin memiliki mata sehat, sebaiknya berhentilah merokok. Merokok dapat meningkatkan risiko katarak, degenerasi makula, serta kerusakan saraf optik.

Read More

Kapan Mola Hidatidosa Terdeteksi?

Kehamilan merupakan hal yang paling ditunggu-tunggu oleh beberapa pasangan yang baru atau yang sudah bertahun-tahun menikah. Saat kehamilan datang, ibu hamil akan menjaganya dengan baik dengan berbagai cara. Misalnya saja seperti menjaga asupan makanan dan  minuman yang sehat, serta mengonsumsi beberapa suplemen jika diperlukan.

mola

Akan tetapi, tidak semua kehamilan berjalan dengan lancar. Pada beberapa kasus, ibu hamil bisa saja mengalami kelainan pada janin dan beberapa komplikasi lainnya. Salah satu kelainan tersebut adalah mola hidatidosa atau yang biasa disebut sebagai hamil anggur. Lalu apa gejalanya jika ibu hamil mengalami hamil anggur dan kapan terdeteksinya?

Waktu terdeteksinya mola hidatidosa

Kehamilan mola hidatidosa atau hamil anggur adalah kehamilan hasil dari kesalahan genetik selama proses pembuahan yang menyebabkan pertumbuhan jaringan abnormal di dalam rahim. Pada kondisi tersebut menyebabkan plasenta tidak dapat berkembang secara normal, bahkan bisa memicu terjadinya tumor.

Umumnya kehamilan jenis ini tidak dapat bertahan lama karena plasenta tidak dapat menyalurkan asupan nutrisi untuk janin, lebih parahnya lagi kondisi tersebut dapat menyebabkan risiko kesehatan lain bagi ibunya.

Kapankah hamil anggur ini dapat terdeteksi? Biasanya mola hidatidosa akan terdeteksi saat ibu hmail melakukan cek rutin kehamilan pada minggu ke 8 hingga 14. Pasalnya, kehamilan mola ini sering kali tidak menunjukkan gejala sama sekali. Jadi ketika Anda melakukan pemeriksaan rutin selama kehamilan pada minggu tersebutlah biasanya akan terlihat pada saat USG. Meski begitu, apda beberapa ibu hamil mola hidatidosa ini sering kalli menunjukkan beberapa gejala, seperti:

  • Keluarnya cairan atau flek berwarna kecokelatan dari rahim, atau terjadinya perdarahan yang sangat jelas. Pada beberapa ibu hamil, hal ini bisa terjadi antara minggu keempat hingga kedua belas.
  • Mual dan muntah yang sangat parah dan tidak kunjung reda yang disebut hiperemesis gravidarum, yang biasanya disebabkan oleh produksi hormon gonadotropin (hCG) dari jaringan trofoblas.
  • Preeklampsia dini (tekanan darah tinggi)
  • Tidak ada gerakan janin atau nada jantung yang terdeteksi
  • Gejala kelenjar tiroid yang terlalu aktif, seperti kelelahan, kelemahan, kedutan atau gemetar
  • Sakit perut, karena kista ovarium yang besar

Bagaimana mengetahui kalau gejala tersebut mola hidatidosa?

Mengalami flek saat kehamilan memang belum tentu menandakan keadaan hamil anggur, bisa juga karena kelelahan. Lalu bagaimana kita mengetahui bahwa beberapa gejala di atas merupakan tanda mola hidatidosa. Anda dapat mengetahui jika Anda dalam kondisi hamil anggur dengan cara:

  • Pemeriksaan panggul, karena dengan pemeriksaan tersebut dapat terlihat rahim membesar atau mengecil, serta jumlah hormon hCG yang tinggi.
  • Melakukan USG, dengan melakukan hal tersebut dapat terlihat kehamilan anggur, dengan tanda plasenta yang tidak normal.

Setelah terjadi mola hidatidosa, bagaimana selanjutnya?

Umumnya, kehamilan anggur ini akan berakhir dan tidak akan bertahan dan ketika dikeluarkan janin yang tidak berkembang itu berbentuk seperti anggur. Biasanya, setelah dilakukan proses pengangkatan tersebut, sekitar 90% wanita dengan mola hidatidosa tidak memerlukan perawatan lebih lanjut.  

Prosedur selanjutnya hanya melakukan pemantauan akan kadar hormon hCG yang dilakukan setiap bulan selama enam bulan setelah pengangkatan. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan apakah kehamilan anggur tersebut sudah terangkat sepenuhnya atau belum. Pasalnya, jika masih ada yang tertinggal, maka ada kemungkian untuk berkembang lagi menjadi hamil anggur.

Selain itu, wanita dengan mola hidatidosa disarankan untuk tidak hamil dahulu selama kurang lebih satu tahun (tergantung kondisi kesehatan masing-masing) dan diharapkan untuk menggunakan alat kontrasepsi selama masa tersebut.

Meskipun kejadian ini banyak dialami oleh ibu hamil, namun proses penyembuhan secara psikis pada wanita tersebut berbeda beda, ada yang sebentar sudah lebih baik namun ada pula yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dapat menerima bahwa bayinya tidak bisa dipertahankan. Pada kondisi tersebut diharapkan orang-orang disekitar mencoba untuk menghibur wanita tersebut, sehingga pemulihan akan terasa lebih cepat. Bagi pasangan yang ingin program untuk bisa hamil lagi setelah kondisi tersebut, ada baiknya untuk melakukan konseling pada dokter sebelum hamil lagi. Hal ini untuk menghindari terulangnya mola hidatidosa dan komplikasi lainnya pada kehamilan.

Read More

Ini Fasilitas Kesehatan yang Termasuk Faskes Tingkat 1

Tidak seperti asuransi kesehatan swasta, BPJS Kesehatan memberikan pelayanan kesehatan dengan sistem rujukan bertingkat. Setiap peserta harus melalui prosedur mulai dari fasilitas kesehatan atau faskes tingat 1, faskes tingkat 2, lalu faskes tingkat lanjutan (FKRTL) saat akan menjalani pelayanan kesehatan.

Faskes tingkat 1 merupakan tujuan pertama peserta BPJS Kesehatan yang ingin berobat. Biasanya, faskes untuk setiap peserta berbeda, tergantung pada domisili tempat tinggal.

Fasilitas kesehatan yang termasuk sebagai faskes tingkat 1

Pemerintah telah menetapkan sejumlah fasilitas kesehatan yang termasuk ke dalam faskes tingkat 1. Fasilitas kesehatan dalam tingkat ini sering disebut juga sebagai faskes primer.

Beberapa fasilitas kesehatan pada tingkat ini antara lain:

  • Puskesmas
  • Praktik dokter umum
  • Praktik dokter gigi
  • Klinik umum
  • RS kelas D pratama

Yang tergolong sebagai RS kelas D pratama adalah rumah sakit dengan fasilitas serta kemampuan pelayanan kesehatan mendasar. Rumah sakit model ini tidak memiliki perbedaan kelas perawatan, sehingga seluruh pelayanan kesehatan dilakukan secara merata.

Saat berobat, fasilitas kesehatan pada tingkat ini akan melakukan pemeriksaan dan memastikan apabila Anda perlu dirujuk ke faskes tingkat 2. Rujukan umumnya ditujukan pada dokter spesialis atau rumah sakit tertentu. Tanpa rujukan, Anda tidak bisa melakukan pemeriksaan ke tingkat berikutnya.

Untuk mengetahui faskes tingkat 1 yang dapat didatangi, Anda bisa melihat daftar faskes di wilayah Anda pada situs resmi BPJS Kesehatan atau aplikasi Mobile JKN. Ketika mendatangi faskes, jangan lupa untuk membawa KTP asli serta memastikan BPJS Kesehatan Anda telah aktif.

Prosedur rujukan dari faskes tingkat 1 ke tingkat lanjutan

Pada faskes tingkat 1, Anda akan menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan dasar. Melalui pemeriksaan tersebut, dokter bisa memutuskan apabila Anda perlu menjalani perawatan lanjutan ke dokter spesialis atau rumah sakit tertentu.

Rujukan untuk tingkat 2 hanya bisa diberikan oleh dokter yang melayani Anda ketika berobat di tingkat 1. Anda tidak bisa mendatangi fasilitas kesehatan lain yang tidak tercantum pada surat rujukan dari dokter.

Pelanggaran pada rujukan, seperti mendapatkan pelayanan yang tidak sesuai dengan surat rujukan, akan dikenakan sanksi. Pengobatan yang telah Anda lalui tidak akan dibayarkan oleh BPJS Kesehatan. Pihak faskes pun akan turut terkena imbas karena dianggap tidak mampu menjalankan kinerja dengan baik.

Saat kondisi cukup parah, faskes tingkat 2 mungkin turut mengalami kesulitan untuk menangani pasien. Apabila hal ini terjadi, faskes tingkat 2 akan memberikan rujukan pada pasien untuk mendatangi faskes tingkat lanjutan, seperti klinik, rumah sakit khusus, dan lain sebagainya.

Pelayanan kesehatan untuk kondisi gawat darurat

Pelayanan BPJS Kesehatan memang harus dilakukan secara bertingkat, namun bagaimana jika pasien mengalami kondisi gawat darurat?

Pada pasien gawat darurat, BPJS Kesehatan memberikan keringanan tanpa mengharuskan pasien melalui prosedur rujukan bertingkat. Pasien bisa langsung di bawah ke fasilitas kesehatan mana pun yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, baik faskes tingkat 1 ataupun tingkat lanjutan.

Apabila pasien ditangani oleh fasilitas kesehatan yang bukan merupakan bagian dari BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan tersebut harus langsung merujuk pasien ke rumah sakit yang bekerja sama setelah penanganan pertama diselesaikan. Sepanjang perawatan, pasien tidak akan dikenakan biaya tambahan apa pun. Selain pada kondisi gawat darurat, seluruh peserta BPJS Kesehatan diharuskan untuk mengikuti prosedur bertingkat, mulai dari faskes tingkat 1 sampai ke faskes tingkat lanjutan.

Read More